RSS

Kisah

05 Mar

Pernah ngga kepikir untuk mengawali

“memberi”?.

Ngga perlu yang muluk, cukup dimulai dari hal kecil. Mulail dengan sesuatu yang kecil yang “gak terlalu berharga” dan mungkin remeh. Mulailah dari uang receh. Kumpulkan beberapa receh yang mungkin tercecer disana-sini, hanya

diberikan.

Misalnya kita sedang berada di bis kota yang panas, lalu datang pengamen bernyanyi memekakkan telinga. Atau, kita sedang berada dalam mobil ber-ac yang sejuk, lalu sepasang tangan kecil mengetuk meminta minta. Gak peduli bagaimana pendapat orang tentang kemalasan, kemiskinan, dan kecurangan ‘profesi’

sebagainya.

Tak perlu banyak pikir, segera berikan satu dua keping pada mereka. Atau jika rag duit kita dikemanain, coba wujudkan berupa biskuit or cemilan kecil.

Barangkali ada rasa enggan dan kesal, karena ada “perasaan”

pengemis

tuh

“jangan-jangan

was-was

melas biar dikasih”.

Tekanlah “perasaan” itu seiring dengan pemberian kita. Bukankah, tak seorang pun ingin memurukkan dirinya menjadi pengemis, dan lagi bagaimana jika seandainya “si peminta” tadi beneran butuh?…

Ingat, kali ini kita hanya sedang

mengulurkan tangan dengan jumlah yang ngga terlalu berarti?

Rasakan saja, sesuatu mengalir dari dalam diri melalui telapak tangan kita. Sesuatu itu bernama KASIH SAYANG.

Memberi tanpa pertimbangan bagai

penghambat arus sungai. Arus sungai adalah rasa kasih dari dalam diri kita. Sedangkan batu adalah kepentingan yang berpusat pada diri sendiri.

Sesungguhnya, bukan receh atau berlian yang kita berikan, namun kepedulian dan kasih sayang.

Kemurahan itu tidak terletak di tangan, melainkan di hati. Bukan dari jumlah, tapi dari rasa tulus.

 
Leave a comment

Posted by on 5 March 2014 in Bebas

 

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: