RSS

PENCABULAN MAHASISWA SENIOR

07 Mar

Suatu kali aku iseng jalan-jalan ke Bandung.Kalau aku jalan-jalan,pasti aku lakukan pada hari kerja week-days,bukan week-ends:Sabtu dan Minggu.Sebab, dengan demikian aku akan bisa mengclaim bahwa aku sedang melakukan “perjalanan-dinas” dan aku akan mendapat uang harian[per diem] yang besarnya men-capai lebih dari Rp 700.000,- per hari – dengan catatan bahwa biaya lain,seperti hotel[akomodasi] dan transportasi ditanggung oleh dinas. Sewaktu cerita cabul-amoral ini aku tulis, aku bekerja di suatu badan PBB [UN Bodies and Entities] dan aku menjabat sebagai Representative atau Kepala Perwakilan dari suatu badan PBB di Dili, Timor Leste.Akan tetapi dengan berbagai alasan dan juga muslihat,aku berhasil mendesak Markas Besar [Head Quarters] dari organisasi tempat aku bekerja agar aku diizinkan membuka kantor cabang atau kantor penghubung liason office di Jakarta dan Denpasar.

Dengan begitu aku bisa leluasa meninggalkan Dili, yang sumpek itu,kapan saja aku mau, dengan alasan aku ada urusan di kantor cabang,di Jakarta atau di Denpasar. Aku memang tak pernah betah tinggal di Dili yang kacau, terkebelakang, tidak aman, dan tidak punya fasilitas apa-apa itu. Yang ada di Dili hanyalah bule-bule kotor yang berpakaian serampangan [seperti gembel], mabuk-mabuk tidak karuan dan menghabiskan gaji dollarnya di negara yang miskin dan terkebelakang itu!

Orang-orang bule sialan itu, karena malas, bodoh dan tidak becus kerja dan terpaksa kerja [cari makan]di Timor Leste dan merampas lapangan-kerja dari penduduk asli Timor Leste.

Untuk menghabiskan waktu luang mereka. Seratus-persen waktu bule-bule adalah waktu-luang,karena mereka tak pernah kerja dan tidak becus kerja, meski mereka digaji dengan skala gaji badan-badan PBB].Biasanya untuk mengisi waktu maka mereka pun melakukan hubungan sex-sejenis sepuas-puas mereka dan di antara mereka sendiri,dengan penduduk-asli atau dengan sesama staf PBB dari berbagai-bangsa.

Kota Dili tidak ubahnya seperti Kota Sodom dan Gomorrah yang disebutkan dalam Alkitab [Holy Bible] dan pernah menjadi “Kota Kutukan”! Karena penduduk laki-lakinya[khususnya orang-bule] suka-sekali menyodomi silit [lobang-pantat] sesama jenis laki-laki alias sodomite!

MAHASISWA-YUNIOR DISODOMI

Ternyata kegemaran untuk menyodomi lobang-pantat sesama-jenis juga marak di antara mahasiswa laki-laki Jurusan Aeronautika Universitas Nurtanio Bandung.Bahkan kebiasaan bejat ini direstui oleh rektornya sendiri.Pada waktu kebiasaan bejat ini diexpose dan disiarkan oleh Metro-TV,malah Rektor Universitas Nurtanio berdalih bahwa perbuatan itu hanyalah “sandiwara” saja!Padahal nyata-nyata ada video yang ditayangkan sebagai bukti.Dalih rektor itu “dikuatkan” oleh salah seorang mahasisa yang pernah jadi korban seniornya, dengan menyatakan bahwa kelakuan dan perbuatan mahasiswa-senior itu adalah untuk “meningkatkan mental” dalam melakukan perbuatan cabul dan bejat [amoral] di antara sesama-jenis di universitas sialan itu! Ta’i!

Dalam tayangan video yang disiarkan oleh Metro-TV yang menggambarkan penyiksaan mahasiswa-yunior oleh mahasiswa-senior di Jurusan Aeronautika Universitas Nurtanio,tampak para mahasiswa-yunior dipaksa telanjang-dada lalu bagian badan mereka yang tidak tertutup dihajar dengan tangan senior lalu juga dihajar dengan cambuk sampai tubuh para mahasiswa-yunior itu jadi berbilur-bilur, penuh dengan lebam, lecet, dan luka berdarah!

Sebagian dari mahasiwa-yunior juga telah dipaksa koprol di lantai-ubin yang keras [tanpa matras] oleh para mahasiswa-senior yang biadab dan babi, anjing,iblis itu! Ta’i!.Bukan rahasia lagi bahwa penyiksaan ini merupakan foreplay dari mahasiswa–senior [yang tampangnya tampak di video Metro-TV itu] untuk membangkitkan berahi para mahasiswa -senior yang semuanya amat-doyan sex-sejenis itu!

Setelah itu, bukan rahasia lagi, para mahasiswa-yunior itu kemudian dipaksa telanjang-bulat dan lalu lobang-pantat mereka disodomi[dientot] oleh mahasiwa-senior! Kemudian para mahsiswa-yunior itu juga dipaksa harus mau mengisap kontol para mahasiswa-senior yang bejat dan biadab itu sampai pejuh mereka muncrat dan berceceran kemana-mana : CROOOOOOOOOOOOOT!CROOOOOOOOOOOOT!CROOOOOOOOOOOT! Babi!!!

Masih belum puas dengan perbuatan bejat itu, para mahasiswa-senior lalu mengambil dildo [kontol-kontolan] dari kayu dan kawat.Dildo kayu itu lalu disodok-sodokkan kedalam lobang pantat mahasiswa-yunior.Begitu juga lobang-kencing para mahasiwa-yunior itu kemudian juga disodok-sodok dengan kawat oleh para mahasiswa-senior biadab itu!Ta’i!

EPILOG

Informasi ini didapat dari para mahasiswa Jurusan Aeronautika Universitas Nurtanio. Bahkan sampai saat cerita-bejat [amoral] ini ditulis, tradisi biadab ini masih dilanjutkan dan dilestarikan! Tentu saja dengan persetujuan, pengetahuan, serta juga restu Rektor Universitas Nurtanio sendiri. Rektor itu berdalih bahwa yang dilakukan oleh para mahsiswa-senior itu adalah “sandiwara”.Pada hal pada kenyataannya para mahasiswa itu benar-benar melakukan perbuatan jahat dan cabul!

 
Leave a comment

Posted by on 7 March 2011 in Bebas

 

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: