RSS

Semoga Kau Mengerti…

27 Jan

Gretha adalah gadis yg sangat periang, dia selalu saja bisa menghiburku di saat aku sedih dan selalu ada di setiap waktu untukku, aku dan Gretha adalah teman ku dari SD sampai akhirnya kami bertemu kembali saat kami sama-sama kuliah di 1 campus yang sama, meskipun beda fakultas, kami tetap selalu bersama, pergi bareng, nonton bareng, dan selalu sama-sama hingga lulus kuliah, sehingga banyak yang menyangka aku dan Gretha pacaran, padahal tidak, aku dan Gretha pernah berjanji kalau kami akan menjadi sahabat seumur hidup.

Aku adalah anak yatim, Ayah ku sudah tidak tau ada dimana karena dari aku kecil, yg aku tau dari ibu, Ayah sudah meninggal, tapi sampai detik ini aku belum pernah melihat makam ayah, karena kata ibu sebelum kami pindah ke Bali, ayah di makamkan di Jogjakarta . jadi yah itulah sebabnya kenapa aku tidak pernah melihat makam ayah, bahkan fotonya pun aku tak punya ! Ibu hanya bilang “ ayahmu sudah tidak ada “ mungkin saja ibu pernah di sakiti oleh ayah, sampai ia tidak mau aku tahu siapa ayahku sendiri.

Kebersamaan aku dan Greetha memunculkan pertanyaan dari orang lain, kenapa aku dan Greetha tidak pacaran saja ? padahal kami sangat cocok dan mungkin bisa menjadi pasangan yang harmonis, tapi aku hanya bisa tersenyum saja, dan menganggap itu hanya sebagai candaan dari orang lain. Entah kenapa aku merasa lebih cocok menganggap Greetha sebagai adikku, kebetulan aku memang anak tunggal, jadi aku menyayaingi Greetha seperti adikku sendiri, tidak lebih dari itu.

Tapi aku baru sadar kalau rasa yang ku berikan pada Greetha tidak sama, saat dia mengatakan secara jujur , bahwa dia mencintaiku lebih dari sekedar sahabat dan kakak, dia sudah lama memendam rasa ini, dan dia mengatakan duluan karena dia sudah tidak sanggup memendam rasa ini terus menerus, maka dari itu dia mengatakan nya pada ku, saat kami sedang duduk di pinggir pantai yang sering kami datangi berdua, karena pantai adalah tempat yang paling indah untuk melakukan segala sesuatu, bahkan aku sering berteriak untuk melepas semua penat di hati di pantai yang indah itu.

Tapi maaf Greetha, aku bukan nya tidak menyayaingi mu atau mencintai mu, tapi aku hanya ingin kau menjadi sahabatku dan adikku, tidak lebih dari itu, karena aku tidak ingin kehilangan kamu suatu saat nanti, aku terlalu takut untuk hal itu. Kau sudah ku anggap seperti adik yang harus selalu aku jaga dan aku lindungi, bukan untuk aku pacari, sekali lagi maaf Greetha.

Mungkin Greetha akan kecewa pada diri ku karena aku tidak bisa menjadi orang yang mencintai nya sebagai kekasih, tapi Greetha akan lebih bahagia bila menjadi sahabatku saja, terimakasih Greetha buat semua perhatian, waktu yang telah kamu berikan untukku, aku tidak akan dapat membalas semua kebaikan yg telah kamu beri, tapi aku berjanji aku akan selalu melindungi mu dan membuat mu senang meski tidak harus menjadi seorang kekasih seperti yang kau inginkan, karena aku tau masih ada laki-laki lain yang lebih baik dan pantas untuk menjadi pendamping mu, dan itu bukan aku.

Terlalu banyak hal yang mungkin selama ini hanya aku simpan sendiri dan tidak aku ceritakan pada mu Greetha, maaf kan aku atas perbuatan ku ini, walaupun kita pernah berjanji untuk selalu terbuka dan tidak ada rahasia di antara kita, tapi aku mengingkarinya, sungguh berat rasanya, tapi biarlah rahasia ini aku saja yang tau dan biarkan aku sendiri yang merasakannya tanpa ada yang tau sama sekali. Jujur aku ingin sekali berbagi hal dengan mu, tapi aku takut kamu malah meninggalkan dan menjauh dariku, jadi aku memilih untuk diam saja dan terus berharap bisa di samping mu meskipun hanya sebagai sahabat. Aku tak mengapa, lebih baik kita bersahabat sampai mati daripada kita pacaran tapi suatu saat kita malah harus berpisah.

Sudah beberapa bulan ini aku dan Greetha tidak bertemu, sejak aku menolak Greetha menjadi kekasih ku, Greetha agak menjauh dari ku, mungkin dia ingin menghindar untuk beberapa waktu, tapi betapa terkejutnya aku saat Greetha datang ternyata dia membawa seseorang dan dikenalkan pada ku, rupanya cowo itu mampu membuat Greetha untuk melupakan cintanya pada ku, karena dia bilang, kalau cowo itu ternyata cinta monyetnya waktu SMP, dan sekarang mereka telah resmi berpacaran 1 bulan yang lalu. Aku sangat senang kalau Greetha bisa mendapatkan yang terbaik dan bisa menjaga nya.

Sekarang di malam yang begitu dingin , aku duduk di tepi pantai seorang diri, biasa selalu ada Greetha yang menemaniku, tapi tidak untuk sekarang karena Greetha sudah bahagia bersama kekasihnya, sedangkan aku menyendiri dengan sepi di antara suara ombak pantai yang selalu setia menemani laut. Menyesal ? mungkin ia mungkin tidak, aku bingung dengan perasaan ku, tapi aku tetap bahagia bisa melihat dia bahagia karena itulah yang ku inginkan, meskipun aku menyendiri dengan sepi.

Andai saja dulu aku bukan mantan gay, mungkin saat ini aku akan bahagia menjadi kekasih Greetha, tapi sayang sekali aku terlalu buruk untuk Greetha dan aku tidak pantas untuk dia, sewaktu di SMA aku pernah selama 2 tahun menjadi seorang gay karena aku pernah frustasi dengan seorang wanita, tapi aku berubah setelah bertemu kembali dengan Greetha, aku merasa ada hidup kembali saat bersama Greetha, tapi karena aku begitu mencintainya, aku tidak ingin dia terluka karena masa laluku yang memalukan.

Semoga kau mengerti Greetha..

 
Leave a comment

Posted by on 27 January 2011 in Seru

 

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: