RSS

Menebak “Ukuran” Si Dia

27 Jan

Ukuran penis, sebenarnya tidak begitu penting bagi wanita. Banyak wanita yang terpuaskan berkat keahlian jemari atau lidah pasangannya menari-nari di atas tubuhnya, atau alat bantu lainnya. Hanya sebagian kecil wanita yang mempersoalkan ukuran penis. Namun, tidak demikian dengan kaum pria. Kebanyakan pria tentu akan mempermasalahkan ukuran asetnya ini, dan selalu ingin tahu apakah milik mereka sebesar milik teman-temannya.

Jika pria bisa saling melirik milik mereka satu sama lain ketika sedang bersama-sama di toilet, bagaimana wanita bisa tahu bahwa pasangannya mempunyai “sesuatu” yang membanggakan (tanpa membuka pakaiannya lebih dulu)? Katakanlah, sekadar untuk menjawab rasa penasaran? Adakah cara tertentu untuk memastikannya tanpa melihat? Bukankah, seeing is believing?

Ada beberapa ide mengenai bagian tubuh lain yang harus dilihat, karena bagian tersebut juga mampu mencerminkan kondisi penis pria. Tentu, tidak ada jawaban yang betul 100 persen untuk pertanyaan ini. Bagaimana pun juga, inilah yang dilontarkan oleh para pria.

1. Tangannya. Anda tentu sering mendengar bermacam mitos mengenai cara menebak ukuran penis pria. Ada yang mengatakan dari ukuran jempol kakinya, tinggi badannya, telinganya, atau hidungnya. Aih, ada-ada saja. Tetapi, coba kita pikirkan lagi: ada juga pria bertubuh pendek yang punya “senjata” hebat, dan banyak pria dengan hidung besar yang juga diberkahi bagian tubuh lain yang bisa dibanggakannya. Dalam sebuah survei informal yang melibatkan 6 orang pria yang mengkategorikan asetnya dalam ukuran sedang, tampak bahwa ke-6 pria tersebut selalu menatap tangan pria lain yang baru ditemui. Mereka ingin tahu apakah pria yang baru dikenal itu lebih hebat dari mereka atau tidak, dari besar tangannya.

2. Mobilnya. Apakah mobilnya besar dan boros bensin? Ataukah mobilnya sporty dan bisa diajak ngebut? Apakah ia senang pamer dan sedikit konyol? Apakah ia terus-menerus bercerita betapa mulusnya mobil itu saat dikendarai? Seberapa besar ban mobilnya? Jika ia menghabiskan banyak waktu dengan mobilnya ini, dan terus-menerus membicarakannya dengan cara yang terdengar seperti kiasan seksual, wah… Anda bisa terjebak masalah. Inilah yang sering disebut sebagai kompensasi berlebih. Ukuran penisnya mungkin sedang lah, namun ia mungkin tidak cukup percaya diri dengan hal tersebut.

3. Egonya. Semua orang tentu menyukai pria yang kuat dan keyakinan diri. Sering terjadi, untuk sebagian pria, keyakinan diri seperti ini datang dari (atau meningkat karena) rasa aman mengenai ukuran bagian tubuhnya tersebut. Mengapa Tommy Lee begitu pede merayu Heather Locklear (ingat kan, ini mantan istrinya!) dan Pamela Anderson? Atau, Kevin Federline menggaet Britney Spears? Banyak pria percaya bahwa kepercayaan diri ini disebabkan oleh satu “hal”, yang sejak tadi kita bicarakan!

 
Leave a comment

Posted by on 27 January 2011 in Seru

 

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: