RSS

I Know What You Did on Facebook

27 Jan

Facebook (baca : fesbuk) adalah sebuah fenomena. Semua orang yang mengenal internet saat ini, dapat dipastikan memiliki akun fa1293162656200516743cebook. Bahkan begitu banyak orang yang saya kenal, memiliki dua atau tiga akun facebook. Mungkin karena menu yang beragam yang dimiliki situs jejaring sosial ini hingga saya sendiri sejak awal mengenal facebook, juga membuat dua sampai tiga akun, dua atau tiga group, satu diantaranya adalah akun palsu, yang saya buat untuk ‘menguji’ pikiran dan ‘menggoda’ perasaan teman – teman di friendlist.

Semua orang kini sibuk bergumul di facebook. Harapan, narzis, pelarian, cinta, kerinduan, dan bahkan balas dendam semuanya bisa terbaca di status facebook, bahkan begitu banyak orang lebih senang curhat di facebook daripada berbagi cerita dengan orang tua atau keluarganya secara langsung. Facebook dengan sendirinya menjadi ‘pelarian’ serta sarana paling mudah mengenal begitu banyak orang dalam waktu singkat, pada saat yang bersamaan, berikut kelengkapan profil, pikiran, isi hati dan penampilannya.

Aktivitas menggunakan situs jejaring pertemanan semacam Facebook inilah yang membuat sutradara Awi Suryadi bersama penulis Alberthiene Endah, menyajikan film realita dan kenyataan sosial bertajuk “I Know What You Did On Facebook”. Film berdurasi 90 menit ini mengisahkan tentang Cinta, Persahabatan dan Perselingkuhan yang dikemas secara apik, baik pengambilan gambar, jalan cerita serta beberapa angle yang khas ala situs pertemanan facebook. Saya termasuk orang yang terlambat menyadari kehadiran film ini, dan tentu saja juga terlambat menontonnya, padahal apa yang pernah saya alami gara – gara facebook sedikit jauh lebih seru dibanding kisah dalam film ini.

Kisah dalam Film “I Know What You Did On Facebook” diawali dari kegelisahan dan kebimbangan Luna (Fanny Fabriana), dimana ia diharuskan menikah atas permintaan ibunya. Sialnya, ia dirundung keraguan yang hebat pada kekasih yang sudah tiga tahun pacaran dengannya. Sang kekasih, Reno (Edo Borne), makin memperlihatkan perbedaan sikap yang sangat mengganggu Luna. Reno seorang mahasiswa yang slebor, semau gue, eksentrik dan terkesan sarkartis. Sudah kuliah di tahun kelima, tapi skripsinya masih menggantung. Sementara Luna dengan keanggunan dan kesantunannya seperti bumi dan langit dengan Reno. Luna yang sudah lulus dan punya karier bagus, mulai menimbang – nimbang, sepertinya dia tak berjodoh dengan Reno.

Dalam keraguannya, Luna bertemu dengan Via (Kimmy Jayanti), teman SMP yang juga punya masalah yang sama dengan Luna. Bedanya, Via yang atraktif dan cuek merasa bosan dengan kekasihnya, Hedi (Fikri Ramdhan), yang konservatif, pendiam dan seperti tidak punya ‘jiwa’. Secara spontan Via mengajak Luna melakukan sebuah ide gila: ia mengajak Luna untuk saling menggoda kekasih masing-masing lewat facebook. Luna mengakrabi Hedi, dan Via ‘pedekate’ dengan Reno.

Kisah Luna dan Reno diwarnai dua kisah lain. Doni, kakak Reno, seorang gay yang belum berani mengungkapkan jati dirinya ke permukaan. Ia jatuh cinta pada Erik, rekan kerjanya. Tapi Erik menunjukkan sikap angkuh dan antipati pada Doni. Di facebook, Doni membuat account samaran dengan nama ‘Mr. Banana’. Ia berhubungan sangat dekat dengan pemilik account (baca : akun) yang menamakan diri ‘Monkey’. Keduanya sangat mesra di facebook. Keduanya tak malu – malu menampakkan diri sebagai gay. Sesuatu kemudian terjadi di antara chit chat mereka. Doni yang sudah depresi tak mendapatkan cinta Erik akhirnya mengakui blak-blakan pada ‘Monkey’ jati dirinya.

Kisah kedua, Marlene, kakak Luna, istri baik hati, penurut, tapi kesepian dan kenyang diacuhkan suaminya, Aryo. Suatu hari Luna memperkenalkan Marlene pada facebook, sebuah ‘kendaraan’ yang akhirnya membawa Marlene pada dunia yang mengejutkannya. Dunia yang membawa kehangatan lewat komunikasi intensif dengan seorang cowok muda bernama Jodi. Jodi dengan telak berhasil menerbangkan Marlene lewat komunikasi erotis yang sangat menggoda. Marlene terkesima dan terbius dengan sentuhan baru itu. Ia tak pernah tahu, sesungguhnya Jodi adalah wujud lain dari seorang psikopat yang tak percaya diri.

Sisi lain facebook sebagai sarana berselingkuh didukung oleh efektifnya cara, menu dan fasilitas yang tersedia dan bisa ‘dimainkan’ user facebook, seperti status palsu, memprivasi status (in a relationship/married) untuk teman – teman tertentu, privacy album foto, menyetting Chat List of friends, remove orang yang mengetahui latar belakangnya atau langsung memBlock List namanya, membuat group bersama yang hanya diisi berdua, serta masih banyak lagi kegilaan lainnya yang bisa dilakukan di facebook, jika itu tujuannya berfacebook. Jutaan pengguna facebook, tidak sedikit yang melakukannya di sekitar kita.

Saya banyak mengamati pengguna facebook. Ada kebahagiaan ditemukan dengan berlama – lama mengomentari status dan chating, bahkan tak sedikit yang saya dapati seakan hidupnya ada di facebook. Berdasar pengalaman pribadi dan pengalaman orang lain, facebook memang menawarkan ‘kebahagiaan’, tapi di sisi lain juga menjanjikan stress bagi pikiran dan beban bagi perasaan. Banyak orang pacaran yang saling bertukar email dan password akun facebook, katanya demi menjaga kesetiaan masing – masing. Tapi lucunya, sekali lagi, facebook ‘menawarkan’ perselingkuhan dengan sangat dahsyat. Sebabnya apa ? Mungkin karena, baik laki – laki dan perempuan, anak sekolah dan remaja, orang dewasa dan orang tua, senang tampil narzis, di status maupun di foto. Dan Narzisme menjebak kita bertingkah aneh – aneh, dan terkadang alay.

Dengan mengusung genre drama komedi romantis, Film “I Know What You Did on Facebook” terbukti bisa membuat kita tertawa lepas, paling tidak bagi saya, menertawai diri sendiri karena sedikit banyak kisahnya ada kemiripan dengan yang pernah saya alami. Lebih dari itu, saya pernah hack (baca : ambil alih) akun facebook seseorang selama dua hari sebagaimana juga hal itu pernah dilakukannya terhadap akun saya. Tujuan saya sekedar ingin mengetahui kecerdasannya bermain hati dan kata – kata. Dan hasilnya, tepat seperti dugaan saya. So, I know what you did on facebook.

 
Leave a comment

Posted by on 27 January 2011 in Seru

 

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: