RSS

Homo dan Lesbi, Benarkah Takdir Tuhan?

27 Jan

Setiap manusia yang terlahir pastinya tak ada yang bisa meminta atau memesan lebih dulu kepada Tuhan agar menciptakan dirinya menjadi manusia super sempurna. Apapun bentuk wujud yang telah diberikan oleh-Nya sudah tentu merupakan takdir dan harus disyukuri serta dinikmati sebagai karunia hidup di dunia ini. Itu dari persoalan fisik, lalu bagaimana dengan sifat yang dibawa? Baik dan buruknya perilaku seseorang bukanlah takdir Ilahi, tetapi itu adalah pilihan hati. Termasuk keinginan menjadi homo atau lesbi.

Sebelumnya mungkin kita harus lebih dulu mengenali apa saja ciri-ciri dari orang yang ‘terjangkit’ perilaku menyimpang tersebut. Barangkali saja mereka ada di sekitar keluarga ataupun lingkungan tempat tinggal kita.

HOMO/ GAY

Umumnya mereka berpenampilan rapi bagaikan wanita, suka memakai baju dengan warna yang mencolok dan ketat agar lekuk tubuhnya terlihat. Karena bentuk body bagi seorang homo adalah merupakan nilai jual yang akurat bagi pasangan syahwat. Dari gaya bicaranya, kaum gay ini terlihat sangat feminim. Dan perhiasan yang dikenakannya pun terkadang ‘rame’.

Pribadi mereka cenderung pendiam, tertutup, nggak suka bergaul dengan banyak orang. Bicara seperlunya dan cenderung lembut. Tapi, banyak juga para gay yang sulit dikenali secara umum, karena mereka ada juga yang memiliki ciri khas tersendiri.

LESBI

Biasanya lesbian cenderung tomboy. Naluri dia seperti laki-laki tapi jiwanya seakan-akan terjebak dalam tubuh perempuan. Namun ada juga dijumpai lesbian yang gayanya bahkan lebih feminim dari perempuan normal sekalipun. Ciri-ciri lainnya yaitu mereka umumnya juga suka berpenampilan maskulin, mempunyai hobi yang juga maskulin, posesif, dan sensitif.

***

Kebanyakan mereka begitu karena memang sudah bawaan dari kecil, atau pernah kecewa pada lawan jenisnya, malah kadang ada yang cuma menjadikan sebagai gaya hidup alias ikut-ikutan. Harusnya buat kita yang masih merasa normal tidak boleh mengucilkan mereka dari pergaulan, tetapi juga jangan membenarkan perbuatan mereka dengan alasan HAM. Karena sama saja kita semakin menjerumuskannya ke dalam kesesatan. Terpenting dalam mengingatkan seseorang, jangan pernah memaksakan karena hanya menambah runyam keadaan.

Jika tetap ada orang yang bersikeras bahwa homo dan lesbi itu adalah takdir Tuhan, lalu untuk apa Tuhan juga melaknat dan melarang perbuatan itu dalam kitab agama?

Nah, sekarang semua tergantung pada masyarakat. Jika ada yang mengalami kelainan seks sebaiknya diberi bimbingan konseling sejak dini melalui psikolog serta terus memberikan motivasi dan dukungan dari rekan-rekan dan keluarga agar dia bisa sembuh dari kelainan orientasi seksualnya. Sebenarnya sih yang membuat sulit untuk sembuh adalah karena tidak ada kemauan dari diri sendiri.

“Tuhan gak mungkin merubah nasib manusia jika bukan manusia itu sendiri yang berusaha merubahnya.”

 
Leave a comment

Posted by on 27 January 2011 in Seru

 

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: