RSS

Dicintai Seorang Gay

27 Jan

“Aku tak akan mengharap dan menuntut apa-apa darimu karena aku tahu siapa aku. Aku hanya ingin, ijinkan aku mencintaimu. Itu saja..!” ucapnya sambil menundukan kepala. Aku sedikit kaget juga mendengarnya, karena aku memang tidak menyangka sama sekali kalau dia itu seorang gay. Penampilannya biasa saja seperti laki-laki pada umumnya. Memang sih sedikit kemayu tapi tidak terlalu kemayu banget.

Laki-laki Philifin itu aku kenal beberapa bulan yang lalu.sebenenarnya dia sudah cukup lama kerja di Mc donalds Jeddah ini, cuma karena aku dengannya berbeda cabang atau branch aku jadi tidak begitu mengenalnya. Hanya sekedar tahu saja. Tapi tidak dengannya. Menurut pengakuannya dia sudah cukup lama menyukaiku. Tapi ia hanya memendamnya saja sampai akhirnya dia mulai berani mendekatiku. Awalnya aku tak berpikir apa-apa. Aku pikir wajar saja sekedar menyapa atau mengajakku ngobrol, toh kita memang satu perusahaan dan tinggal di mess yang sama pula, jadi aku tak pernah berpikir macam-macam.

Oh ya, laki-laki itu sebut saja Fred (bukan nama sebenarnya). umurnya tidak berbeda jauh denganku. Ya mungkin sekitar 25 tahun lah. Perawakannya tinggi dengan wajah ganteng dan bersih terawat. Seorang laki-laki yang mengungkapkan perasaan cintanya padaku. Tapi dengan dia mengatakan perasaannya seperti itu, apakah aku membenci dan menjauhinya? Tentu saja tidak. Aku bukan seorang laki-laki pembenci kaum gay. Aku orang yang menyadari bahwa seorang gay tidak seratus persen harus disalahkan. Karena aku tahu kebanyakan dari mereka tidak ingin menjadi seorang gay. Tentu saja mereka ingin menjadi laki-laki normal yang bisa mencintai perempuan. Di dalam hati mereka, mereka menangis menjadi seorang gay.

Fred selalu bercerita padaku soal kehidupannya. Tentang bagaimana hidup menjadi seorang gay yang tak pernah aku tahu sebelumnya. Bahwa seringkali seorang gay menangis dengan keadaannya. mereka iri melihat laki-laki lain yang bisa mencintai perempuan. Fred pun sering bercerita akan ketakutannya dengan masa depan. Ia sering membayangkan bagaimana masa tuanya tanpa anak dan istri. Bagaimana gunjingan orang-orang kalau sampai tua nanti ia tak juga menikah. Aku hanya bisa mendengarkan dan terus mendengarkan. Aku pun hanya bisa mengatakan cobalah terus berusaha untuk bisa berubah. Fred pun pasti menitikan air mata kalau kami membicarakan hal ini. Fred pun berkata padaku kalau ia selalu berusaha membuang jauh-jauh perasaannya itu tapi ternyata naluri itu selalu datang dengan sendirinya dan tak pernah bisa dibohongi.

“Maafkan aku bicara seperti ini diki,” ucap fred sejurus kemudian.
“Aku tak kuat kalau harus terus menyimpannya. Aku tak mengharapkan apa-apa karena aku tahu dan sadar siapa aku. Sungguh maafkan aku..!!”
Aku berpikir sejenak mempersiapkan jawaban apa yang sekiranya pantas aku ucapkan. Aku pun tersenyum dan berusaha untuk tak menyakiti perasannya.
“Fred, aku ijinkan kamu mencintaiku tapi maafkan aku karena aku tak akan bisa mencintaimu seperti laki-laki mencintai perempuan.” jawabku setenang mungkin. “Tapi kamu tak perlu khawatir aku tak akan membencimu dan tak akan menjauhimu.” sambungku lagi. Dia pun tersenyum mendengar ucapanku.
“Terima kasih. Itu sudah sangat cukup untukku.”

Sejak itu kebaikan Fred terhadapku semakin berlebih. Sebenarnya aku sedikit canggung juga dia berlebihan seperti itu. Aku pun seringkali menolak pemberiannya. Bahkan sangat sering. Kalau aku mau sebenarnya aku bisa saja memanpaatkannya, tapi mudah-mudahan aku tak akan pernah melakukannya. Selain itu aku juga takut dia akan mengharapkan dan menuntut yang lebih dariku.Alhamdulillah sampai sekarang dia masih memegang janjinya. Tapi meskipun begitu aku masih terus berusaha mencari cara agar dia bisa menghapus rasa cintanya padaku tanpa harus melukai perasaannya.

Itulah sedikit cerita tentang Fred. Laki-laki gay yang mencintaiku.

 
Leave a comment

Posted by on 27 January 2011 in Seru

 

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: