RSS

Bahasa Tubuh

27 Jan

Seorang senior saya pernah berkata dengan kesal : “Zaman sekarang ini banyak orang yang berjabat tangan tidak dengan sepenuh hati.” Yang beliau maksudkan adalah orang yang berjabat tangan hanya dengan sekedar bersentuh tangan sedikit dan buru-buru ditarik kembali atau malahan hanya ditutul jari saja, seakan-akan dia berjabatan dengan penderita kusta yang menjijikkan.

Berjabatan tangan sejatinya merupakan bahasa tubuh yang mengungkapkan keakraban, kehangatan dan keterbukaan. Selain kita menggenggam penuh tangan orang yang kita hadapi, pandangan mata kitapun harus tertuju kepadanya. Tidak jarang saya berjabat tangan dengan seseorang dan dia melengos ke jurusan lain atau merunduk.

Maka selanjutnya kita akan berbicara mengenai bahasa tubuh yang lain yaitu eye contact. Sekalipun kontak mata ini seakan-akan budaya dari Barat, namun saya percaya hal ini sesungguhnya berlaku universal. Kontak mata ini mau menunjukkan bahwa kita menghargai dan memperhatikan apa yang dikatakan oleh lawan bicara kita. Dari pihak pembicara, kontak mata mau mengatakan bahwa dia jujur,tulus dan tidak ada yang disembunyikan.

Pengalaman apabila kita berbicara dengan seseorang dan dia menghindari kontak mata dengan kita, sudah pasti akan menimbulkan perasaan disepelekan, diacuhkan bahkan ditolak. Tapi repotnya bahasa tubuh yang buruk ini banyak dianut orang. Mereka ini tidak jauh berbeda dengan penderita autisme yang memang emoh berkontak mata.

Kembali berbicara soal jabat tangan ada ekstrim lain yang merupakan kebalikannya.

Orang ini akan meremas tangan kita sekuat-kuatnya seperti sebuah penjepit besi (iron clamp) lantas mengguncang-guncangnya seperti mesin pengebor jalan. Saya punya pengalaman juga dengan seorang kolega seperti ini dan setiap bertemu dengannya buru-buru saya menyiapkan diri seakan-akan mau berjabatan dengan Arnold Schwarzenegger.

Bahasa tubuh lain yang banyak kita lakukan adalah melambaikan tangan. Kalau bahasa ’pasaran’nya berda-da da-da. Sekedar mengingatkan ini dari bahasa Belanda daag yang berarti ’salam’. Yang lazim kita lakukan adalah menggerak-gerakkan telapak tangan kita ke kiri dan ke kanan. Tapi rupanya ada yang berinovasi dengan cara lain. Jari jemari tangannya dirapatkan dan telapak tangannya ditolehkan ke kiri dan kanan seperti dia memainkan boneka si Unyil. Entah bahasa tubuh apa yang mau dikomunikasikan, saya kok nggak mudeng.

Bahasa tubuh inipun bisa membahayakan yang empunya. Saya pernah membaca cerita di zaman perjuangan tempo dulu, intel Belanda punya cara yang jitu untuk menjebak para tentara pejuang kita. Dengan menggunakan kolaborator ’orang Melayu’nya dia akan memberi salut (hormat militer) kepada orang yang dicurigainya. Dan sebagai seorang tentara (sekalipun dalam penyamaran) pejuang kita secara refleks akan membalas salut tersebut. Maka ketahuanlah jati diri sebenarnya.

Bahasa tubuh ini rupanya dipengaruhi pula oleh budaya masing-masing bangsa. Kebiasaan bergandengan tangan sebagai contohnya. Kalau yang bergandengan tangan itu seorang ibu atau bapak dengan anaknya, itu biasa saja. Tapi kalau dua orang dewasa yang sama jenisnya bergandengan tangan, maka di belahan dunia Barat sana akan memberi sinyal yang amat kuat bahwa mereka adalah gay.

Tapi nampaknya hal itu tidak berlaku sama sekali di negara-negara Asia termasuk di negeri kita. Dua orang gadis atau dua orang pemuda bisa berjalan bergandengan tangan tanpa menimbulkan ’pandangan curiga’ orang-orang di sekelilingnya. Jadi dengan kata lain it is an accepted custom and nothing wrong about it.

Bicara soal jabat tangan (handshaking) ini saya jadi teringat pada bibi saya. Suatu hari saya melihat beberapa ruas jarinya dibalut pleister. Saya bertanya apa penyebabnya.

”Ya ini, gara-gara berjabat tangan di pasar”, ujarnya.

”Dengan siapa?”, saya bertanya.

”Dengan kepiting”, jawabnya.

Yang satu ini memang bukan bahasa tubuh…..

 
Leave a comment

Posted by on 27 January 2011 in Seru

 

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: